4. Komunikasi pelayanan Code Of Conduct

  1. Komunikasi Non Verbal
    • Kesehatan (hygiene)
      • Gigi : caries gigi, halitosis (bau mulut)
      • Tubuh : BB, kuku, warna dan potongan rambut, jenggot, kumis, pewarna bibir (wanitaa) dll
      • Makan, tidur, olahraga yang teratur untuk menjaga kondisi kesehatan
    • Tata busana (wardrope)
      • Bersih
      • Rapih dan indah (seni), dalam pemakaian/pembuatan (estetika)
      • Sopan (sesuai budaya setempat)
      • Serasi terhadap warna kulit, bentuk tubuh, usia, suasana/tempat, aksesories (estetika) Gunakan seragam, memakai sepatu, kaos kaki dengan warna yang serasi dengan seragam, jaga kebersihan kuku, gunakan parfum untuk memberikan kesan siap bekerja dan membantu pelanggan yang telah ditentukan.
    • Sikap berdiri dan cara duduk
      • Berdiri : tegak ( dapat meyakinkan lawan bicara) gerkan tubuh wajar/tidak berlebihan, kepala tegak, sikap wajah alis, mata,bibir dll 
      • Duduk : tegak wajar/tidak kaku ( untuk wanita posisi kaki diatur agar tidak menarik perhatian) 
      • Tatapan mata : bisnis, sosial, intim
      • Jabat tangan bila perlu
      • Menunjukkan sesuatu dengan tangan
  2. Menyimak (listening) Kemampuan mendengarkan dengan sabar dan penuh perhatian, sehingga isi pesan dan perasaan pembicara dapat dipahami dengan baik. Caranya:
    • Konsentrasi saat mendengarkan pembicara/ lawan bicara dan perlihatkan bahwa kita memperhatikannya (berbagi pengertian).
    • Sabar, antusias dan tidak memotong pembicaraan.
    • Merefleksikan secara lisan atau memberikan respon pemahaman yang kita tangkap atas informasi verbal ataupun non verbal. 
            Hambatan : 
    • Tidak sabar
    • Tendensi untuk menilai si pembicara
    • Berpikir negatif (buruk sangka)
    • Interes pribadi, perbedaan nilai-2/ budaya, lebih dahulu berasumsi
  1. Komunikasi verbal (berbicara) Gaya/ cara berbicara sedemikian rupa, sehingga apa yang dibicarakan itu dapat mudah dimengerti oleh lawan bicara, tidak berbelit-belit, dengan ekspresi wajah (mimik) dan kecepatan berbicara yang wajar, menggunakan kata-2 (kosa kata) atau hirarkhi bahasa yang tepat Suara, yang harus diperhatikan jelas vokalnya, kecepatan, membuat kesan bersemangat/ bergairah, dapat didengar lawan bicara (intonasi). 
  2. Berbicara melalui telpon Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika berbicara ditelepon :
    1. Kualitas suara
    2. Intonasi suara
    3. Tempo/ kecepatan berbicara
    4. Penggunaan kosa kata/ ungkapan
    5. Tata bahasa
    6. Hirarki berbahasa
    7. Lugas/ tidak berbelit-belit/singkat-padat 
Dengan memperhatin etika ketika berbicara melalui telepon maka akan didapat manfaat sebagai berikut : 
  • Pertukaran informasi yang lebih efisien
  • Cara bertelepon yang menyenangkan akan memperlancar keberhasilan bisnis perusahaan.
  • Para karyawan yang memperhatikan cara bertelepon yang baik, akan memberikan gambaran citra yang baik bagi perusahaan.
  • Suara yang merdu, dengan budi bahasa yang baik, memberikan kesan bahwa anda senang menerima telepon.
  • Tidak membiarkan telepon berdering hingga berkali-kali.
  • Cara berkomunikasi yang lebih efektif
  • Dan lain sebagainya.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sistem Bilangan

1. Code Of Conduct (COC)

ODP Closure